Tentang Kegagalan

Dear Heart.,

You have learned that your greatest failure normally will be followed by the greatest triumph. Jadikan aku hamba yang membanggakan Allah, yang  bila memperoleh kebaikan kamu memuji Allah dan bersyukur. Bila ditimpa musibah kemu memuji Allah dan bersabar. Ingatkan aku selalu akan janji Allah saat aku berada di titik nadir..

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah  datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. -Q.S. Al Baqarah : 214

Dan mintalah pertolongan ( kepada ) Allah dengan sabar dan sholat.
Dan sesungguhya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang  khusu’ , ( yaitu ) orang-orang yang menyakini , bahwa mereka akan menemui Robb-nya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. -QS Al Baqarah : 45 -46

Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang indah -Al Ma’arij : 5
Dalam menafsirkan ayat ini, Sayyid Quthb mengatakan, “Sabar yang indah adalah kesabaran yang tenang tenteram, kesabaran yang tidak disertai perasaan-perasaan marah dan gelisah dan tidak pula disertai rasa ragu-ragu terhadap kebenaran janji Allah. Kesabaran orang yang yakin terhadap akibat-akibat, kesabaran orang yang rido dengan takdir Allah, kesabaran orang yang menyadari hikmah dibalik ujian Allah dan kesabaran orang yang senantiasa berhubung dengan Allah dan mencari pahala di sisiNya dan dari apa saja kesusahan yang menimpa dirinya.”

Barang siapa yang bersungguh-sungguh di jalan (agama)Kami, sungguh benar-benar akan kami tunjukkan jalan-jalan Kami, dan Allah beserta orang-orang yang berbuat baik. -QS. Al Ankabut : 69

Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, Maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri,… -Al Isra : 7

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir” -Al Baqarah : 286

Jadi jangan khawatir jika saat ini kamu mengalami kesusahan, karena pastinya setelah itu akan datang kemudahan dan juga kesuksesan yang jauh lebih besar..

Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? Dan Kami telah menghilangkan darimu bebanmu? Yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutanmu. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan yang lain). Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. -QS. Alam Nasyrah/94:1-8)

Please, let it go.. Jangan biarkan aku membusuk karena kamu terus memelihara lukamu..

Dream another dream..